Jumat, 20 Maret 2020

RUMIT


Banyak yang bilang hidup itu banyak drama, tapi sebagian banyak manusia bukannya menyederhanakan permasalahan tapi malah membuat masalah menjadi rumit dengan banyaknya drama. "HALU" sekarang sedang ramai sekali kata tersebut, mungkin karena semakin liarnya pikiran manusia. pikiran yang tak terkontrol oleh logika dan pikiran. Kadang saya bertanya-tanya, apa sebenarnya tujuan hidup para manusia penuh drama itu. Kenapa mereka tidak membatasi pemikiran-pemikiran yang terlalu liar. Bahkan mereka cenderung bangga dengan pemikiran liar mereka. Aneh, tapi begitulah adanya.

"HALU" sebagian besar manusia melakukan hal itu untuk membela diri, mempertahankan jati diri. Karena pada kehidupan yang sesungguhnya tidak ada manusia yang hidup tanpa topeng, manusia memendam banyak permasalahan yang enggan diketahui oleh banyak orang. Sehingga mereka menjadikan "HALU"  sebagai pelarian. Tidak salah memang, namun terkadang lebih baik berdamai dengan permasalahan yang sedang dihadapi daripada harus mencari pelarian. Mencari pelarian tidak akan menyelesaikan masalah, hanya melupakan untuk sesaat. Menumpuk masalah yang suatu saat bisa saja meledak, karena manusia punya batasan untuk memendam permasalahan. Hingga batasnya tiba, semua permasalahan, emosi, dan penat akan terlontar dalam wujud kata-kata kasar yang tidak seharusnya diucapkan.

Sebagian besar manusia sudah tau, jika hidup di dunia ini sebuah perjalanan bukan pelarian. Tapi masih saja banyak manusia yang berlari dari permasalahan. Sebagian manusia juga tau jika hidup di dunia ini hanya tempat bermain, namun tak sedikit orang yang takut untuk meninggalkan tempat bermainnya, selain itu banyak manusia yang menganggap permasalahan hidup di dunia adalah hal serius, lebih serius dari pada kehidupan berikutnya yang lebih kekal. Seakan-akan manusia lupa untuk apa ia hidup di dunia, dan apa kodratnya mereka sebagai manusia yang hidup di bumi.

About me


Saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus

-Mutia Aris Pradina-

Mutia Aris Pradina

Seorang wanita penikmat kopi dan sayur bening yang lahir pada bulan Juni. Juga seorang penyuka langit, bintang, hujan, dan senja. Sangat benci dengan kata "Oh dan Hmm" ♥