Sabtu, 07 Oktober 2017

Tentang Batu dan Air

     Akan ada hari dimana air hujan jatuh tiap hari. Setiap hari, bukan setiap waktu. Mengalirkan dinginnya udara, dengan sejuta kenangan yang turut menguap. Mengemis sebuah cerita bahagia untuk menghentikan air yang terus mengalir. Tapi bagaimanapun air itu akan terus mengalir, jika ia tersumbat dalam satu sisi maka ia akan berbelok mencari jalan yang lain. Seperti halnya hati ini, jika hati ini sudah tidak mampu memasuki hatimu  yang telah kamu tutup rapat-rapat maka hati ini akan mencari hati yang lain. Hati yang sekiranya dapat diketuk atau dimasuki dengan lebih mudah. Terkadang yang instan lebih menyenangkan, dan yang banyak tantangan lebih melelahkan. Melelahkan mempercepat hadirnya kebosanan, dan kebosanan yang menimbulkan perpisahan.

    Cerita singkat saja, berteman jangan pilih-pilih. Tidak perlu kebanyakan baper dan tidak perlu menaruh harapan tinggi pada seseorang. Kamu akan jatuh mengenaskan jika berharap dengan manusia. Karena manusia tak pernah mampu memberi hasil yang pasti, hanya bentuk usaha saja.

     Cinta manusia lebih besar kesisi ego, bukan sisi saling mengerti. Sering ada cerita, mereka ditinggalkan ketika lagi sayang-sayangnya *mungkin untuk admin juga pernah mengalami sendiri. Mengapa selalu cerita itu yang menggema di segala pojok lingkungan. Mendengarkan saja sudah lelah, apa lagi melakukan. Cinta memang tidak bisa dipaksa, tapi cinta bisa dimengerti.

#singkatsaja

0 komentar:

Posting Komentar

About me


Saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus

-Mutia Aris Pradina-

Mutia Aris Pradina

Seorang wanita penikmat kopi dan sayur bening yang lahir pada bulan Juni. Juga seorang penyuka langit, bintang, hujan, dan senja. Sangat benci dengan kata "Oh dan Hmm" ♥