Sabtu, 08 Desember 2018

Harapan

     Kata orang "Berharaplah setinggi langit, jika nanti jatuh supaya tidak terlalu ke bawah". Kalau dipikirkan ulang, bukannya jatuh pasti menyentuh tempat yang paling bawah, kalau belum menyentuh tempat yang paling bawah mungkin masih bisa disebut melayang.
    Boleh berharap, tapi jangan memaksa harapan itu benar-benar terwujud. Tugas manusia hanya berencana, berusaha dan berdoa untuk hasilnya biar Tuhan yang menentukan. Entah itu sesuai atau tidak sesuai dengan harapan, yang pasti semua yang terjadi adalah yang terbaik. Terbaik untuk sekarang maupun masa depan.
     Jangan sekali-kali menggantungkan sebuah harapan pada manusia lain, nanti sakit. Sakit karena kecewa, sakit karena terluka, dan sakit karena dijatuhkan. Gantung harapanmu pada Tuhan, yang maha sempurna. Manusia tidak ada yang sempurna, akan ada saatnya dia menghempaskan harapan yang telah kamu gantungkan pada mereka. 
    Harapan itu akan indah pada saatnya, saat kamu meletakkan pada tempat yang tepat. 

0 komentar:

Posting Komentar

About me


Saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus

-Mutia Aris Pradina-

Mutia Aris Pradina

Seorang wanita penikmat kopi dan sayur bening yang lahir pada bulan Juni. Juga seorang penyuka langit, bintang, hujan, dan senja. Sangat benci dengan kata "Oh dan Hmm" ♥