Jumat, 13 April 2018

Sampai Jumpa,

📷Dimas Ramdhani
Dalam sejuk pagi yang menyambut duniaku, aku selalu berharap untuk semua hariku berjalan dengan indah. Melodi dunia mengiringiku dengan jutaan kebahagiaan, bukan menghujani tangis air mata.

Dalam relung dada terdalam, aku memohon untuk berhenti menerima rasa sakit. Sakit yang muncul bukan karena luka, tapi karena logika yang memaksa untuk merasa terluka. Jika logikamu masih berjalan untuk mengatakan semua baik-baik saja, maka semua akan baik-baik saja. Tanpa ada luka dan air mata. 

Jika yang terbaik kini menjadi salah satu sebab kamu ter-sakiti, maka teruslah berjalan ke depan. Menjauh dari semua yang kamu anggap terbaik, terus berjalan tanpa henti. Hingga suatu hari kamu akan menemukan yang lebih baik, dan memang dia yang terbaik untukmu.

Entah itu Jodohmu atau Ajalmu.

Jika Jodohmu yang bertemu denganmu terlebih dahulu, maka suatu saat kamu akan bertemu dengan ajalmu. Itu pasti.
Jika kamu bertemu Ajalmu terlebih dahulu, kamu tidak akan bersatu dengan jodohmu di dunia ini. 

Pertimbangkan,
Semoga suatu saat kita bertemu kembali, dengan segala rasa yang telah pergi. Dipenuhi kebahagiaan tanpa henti. Bersama pilihan yang terbaik.

0 komentar:

Posting Komentar

About me


Saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus

-Mutia Aris Pradina-

Mutia Aris Pradina

Seorang wanita penikmat kopi dan sayur bening yang lahir pada bulan Juni. Juga seorang penyuka langit, bintang, hujan, dan senja. Sangat benci dengan kata "Oh dan Hmm" ♥