Mungkin aku memang harus pergi dari ke-duanya, atau mungkin ini balasan untukku karena pernah mengabaikan seseorang. Sungguh, tak pernah ada niatan untuk mengabaikan. Tapi hati tidak rela jika ada seseorang yang berharap denganku, tapi aku tak mengharapkannya. Aku tau sakitnya mengharapkan tanpa diharapkan kembali, maka dari itu aku tak mau orang lain mengalaminya. Kini aku yang merasakan sakit itu kembali, sakit karena harapanku sendiri.
Tuhan aku tau ini semua kehendakmu, tapi bolehkah aku memohon? biarkan aku berdamai dengan diriku sendiri, tanpa ada harapan untuk seseorang menemaniku di
masa depan.


0 komentar:
Posting Komentar