Minggu, 07 Februari 2021

A&N (Part 2)



 "Arn, kan aku sudah bilang. Bukan aku yang protes dengan sifat dan sikapmu"

"Iya Nad, aku tau. Tapi disaat kamu mampu berkata seperti itu, bukankah kamu telah mengetahui siapa orangnya? Oleh karena itu aku memberitahumu gimana caraku berteman"

Cukup diam dan menunduk, untuk menatap matanya saja aku tak mampu. Pikiranku terselimuti rasa bersalah, kenapa aku berkata seperti itu? apakah aku melukai hatinya? 

"Iya, Maaf" 
Bingung harus berkata apa lagi, dan hanya dua kata itu yang mampu keluar dari mulutku.

"Nad, seorang Rasul yang akhlaknya sempurna saja masih ada yang membenci, masih ada yang memusuhi. Apalagi kita Nad? Kita hanya manusia biasa yang hidup diakhir zaman."

Sejenak saling diam, menikmati jalan pikiran masing-masing. Mendengarkan suara logika dan hati masing-masing. 

"Hidup yang dibuat ribet"
Ucapnya singkat.

Dalam hal pertemanan dia selalu menjadi orang paling santai, orang paling bodo amat. Tidak hanya pertemanan sebenarnya, ada banyak hal lain. 

"Aku telah membuat kesalahan"

Kalimat singkat yang kamu sampaikan melalui chat room mampu membuatku khawatir, Tuhan ada apa lagi? dan bodohnya aku bertanya tentang keadaanmu, yang sudah jelas sedang tidak baik-baik saja. Tapi karena khawatir aku sendiri tak mampu mengendalikan diri.

"Apakah kamu baik-baik saja?

"Aku merasa bersalah" jawab singkat Arn

"Gapapa Arn, kan sudah terjadi. Mau gimana lagi?"
Diam, Hanya diam.
Aku-pun memberi balasan tambahan

"Buat pelajaran kedepannya saja, Ayo semangat. Ini bukan akhir dari perjalanan hidupmu"

"Huuu kahhh, enggak enak ke temen-temen"

Itulah kamu Arn, kamu bodo amat dengan mereka yang membencimu. Tapi kamu akan berubah menjadi orang yang enggak enakan ketika bersama temen baikmu. Arn jangan sedih lagi, percayalah semua akan baik-baik saja. 

Jika aku berada di dekatmu Arn. Bolehkah aku memelukmu, memberikan ketenangan untukmu Arn. Tapi hari sudah malam, maaf Arn. Maaf tidak bisa hadir di sampingmu.






















121119


0 komentar:

Posting Komentar

About me


Saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus

-Mutia Aris Pradina-

Mutia Aris Pradina

Seorang wanita penikmat kopi dan sayur bening yang lahir pada bulan Juni. Juga seorang penyuka langit, bintang, hujan, dan senja. Sangat benci dengan kata "Oh dan Hmm" ♥