Kamis, 17 Agustus 2017

Dalam hening hanya hati yang berbicara


Dalam hening hanya hati yang mampu berbicara.
Ketika rasa hanya mampu disimpan saja.
Tanpa harus ada yang tau.

Menangis disenja hari, merajut benang ketenangan.

Agar ia tak menjauh.
Dalam hati, air laut bergejolak tanpa henti.
Mengalir disetiap sudut luka yang tak mampu terobati.
Hanya dengan senyum yang indah, rasa sakit pada luka akan mereda.

Menunggumu yang tak kunjung datang.

Menanti dalam setiap waktu.

Mencari kapan waktu yang tepat untuk saling bertatap.

0 komentar:

Posting Komentar

About me


Saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus

-Mutia Aris Pradina-

Mutia Aris Pradina

Seorang wanita penikmat kopi dan sayur bening yang lahir pada bulan Juni. Juga seorang penyuka langit, bintang, hujan, dan senja. Sangat benci dengan kata "Oh dan Hmm" ♥